Terobosan luar biasa di bidang UAV transportasi.
Area laut seluas 100.000 kilometer persegi berada di bawah pemantauan jarak jauh secara terus menerus.
Video promosi resmi menunjukkan bahwa, karena kapasitas muatannya yang setara dengan helikopter bersenjata, pesawat ini juga dapat diubah menjadi pesawat pengebom tanpa awak untuk melakukan misi serangan presisi, dan ketinggian maksimum 8.000 meter cukup untuk memungkinkannya menghindari sebagian besar pertahanan udara jarak pendek.
Keempat, pesawat ini dapat lepas landas dan mendarat di air dan salju, serta dapat beroperasi di lingkungan dataran tinggi dan kepulauan.
Tim peneliti juga menunjukkan bahwa YH-1000S tidak pilih-pilih soal landasan pacu; jalan tanah yang keras dan padang rumput semuanya dapat diterima. Berkat torsi tinggi dari motor listriknya, helikopter ini dapat melakukan lepas landas dan pendaratan ultra-pendek, sehingga sangat cocok untuk daerah pegunungan, pulau, dan wilayah khusus lainnya.
Jika perlu, dengan menambahkan pelampung atau ski, jenis drone ini juga dapat lepas landas dan mendarat dari air dan salju.

Sebagian orang percaya bahwa jika dikerahkan di bidang logistik militer, bahkan dalam kondisi salju lebat atau laut yang bergelombang, YH-1000S dapat dengan cepat mengirimkan berton-ton perbekalan dalam sekali perjalanan ke pos-pos perbatasan yang menjaga daerah dataran tinggi dan kepulauan.
Surat kabar militer pernah menyebutkan bahwa pasukan dari Wilayah Militer Tibet melakukan latihan tempur lapangan, dan di lingkungan dataran tinggi dan kekurangan oksigen, seorang prajurit yang membawa beban lebih dari 30 kilogram adalah batas ketahanan manusia.
Menurut standar ini, satu penerbangan YH-1000S dapat mendukung peleton infanteri beranggotakan 30 orang dalam pertempuran terus-menerus. Jika beberapa pesawat digunakan dalam beberapa sorti, kemampuan pasokan ke garis depan akan sangat besar.









